Medan, langgamnews.com – Polemik pengadaan suku cadang antara CV Surya Sakti Engineering (SSE) dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) semakin mencuat ke publik. SSE menegaskan barang yang mereka suplai sesuai spesifikasi kontrak, sementara Inalum beranggapan produk yang dikirim tidak sesuai standar teknis.
Direktur SSE, Halomoan H, menjelaskan pihaknya telah menyerahkan bukti berupa salinan korespondensi dengan Pusat Layanan Pelanggan Meidensha Jepang, tertanggal 20 November 2023. Dalam surel yang diterjemahkan penerjemah tersumpah tersebut, Meidensha menegaskan divisi hoist sudah dialihkan ke Kito Corporation.
“Barang yang kami suplai berasal dari produsen resmi, yakni Kito Corporation dan Satuma. Kami sudah menyampaikan dokumen resmi dan hasil terjemahan kepada Inalum,” kata Halomoan saat ditemui di Medan.
Meski demikian, General Manager Logistik Inalum, Bambang Heru Prayoga, pada 18 September 2025 menyatakan bahwa barang yang dikirim SSE tidak sesuai spesifikasi teknis. Sengketa ini berujung pada pembatalan kontrak meski barang yang dipasok SSE masih berada di gudang Inalum.












