Pada waktu yang hampir bersamaan, KA Siantar Ekspres melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Kendaraan diduga tidak menyadari adanya kereta yang sedang mendekat dari sisi kiri berdasarkan arah perjalanan mobil.
“Setibanya di TKP, diduga tidak memperhatikan arah datangnya Kereta Api Siantar Ekspres dari sisi sebelah kiri dari arah Tebing Tinggi menuju arah Medan,” ujarnya.
Tabrakan tak terhindarkan. Bagian samping kiri Toyota Avanza mengalami benturan dengan bagian depan samping kiri kereta api.
Akibat kejadian tersebut, tiga orang yang berada di dalam mobil menjadi korban. Satu di antaranya meninggal dunia, sedangkan dua lainnya mengalami luka-luka.
“Satu orang meninggal dunia dua orang luka luka,” ungkap Bringin Jaya.
Petugas kemudian melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan. Toyota Avanza dibawa ke Pos Bamban, sementara proses penanganan perkara dilanjutkan oleh Satlantas Polres Serdang Bedagai.
Kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi untuk memperoleh gambaran lengkap mengenai penyebab dan kronologi kecelakaan.
“Untuk saat ini Satlantas Polres Sergai masih melakukan cek dan olah TKP serta mengumpulkan informasi lengkap lainnya,” katanya.










