Politik

Dari PKH hingga Lampu Jalan, Sepuluh Warga Sampaikan Aspirasi Kepada Drs Godfried Effendi Lubis MM di Sosper Medan Denai

×

Dari PKH hingga Lampu Jalan, Sepuluh Warga Sampaikan Aspirasi Kepada Drs Godfried Effendi Lubis MM di Sosper Medan Denai

Sebarkan artikel ini

Beragam persoalan lingkungan dan layanan publik disampaikan langsung kepada Godfried Lubis dan perwakilan OPD Pemko Medan.

Drs Godfried Effendi Lubis MM, Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PSI, memberikan pemaparan dalam agenda Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan yang berlangsung di Lapangan Voli Jalan Jermal Baru, Lingkungan 3, Kelurahan Denai, Medan Denai, Kota Medan, Jumat (15/8/2026). (langgamnews.com/Foto: Aris).

MEDAN, langgamnews.com – Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan Kota Medan di Jermal Baru, Kecamatan Medan Denai, berubah menjadi ruang penyampaian berbagai persoalan warga.

Sedikitnya sepuluh warga bergantian menyampaikan pertanyaan, keluhan dan permohonan dalam sesi dialog pada kegiatan yang digelar anggota DPRD Medan Fraksi PSI, Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M., Sabtu (15/08/2026).

Salah satu warga meminta perhatian terhadap persoalan banjir dan longsor yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya.

Warga lainnya mempertanyakan kepesertaan BPJS Mandiri dan kemungkinan memperoleh layanan kesehatan melalui program pemerintah.

Keluhan mengenai lampu jalan juga muncul. Nam Siahaan menyampaikan adanya lampu jalan yang sudah lama tidak menyala di Jalan Air Bersih Ujung, Kompleks Imanuel.

Ia juga meminta pemerintah memperhatikan jalan yang telah dibongkar namun belum segera ditutup.

Persoalan rambu lalu lintas disampaikan warga lain dari Jalan Pelajar. Mereka meminta adanya fasilitas keselamatan karena kawasan tersebut disebut kerap terjadi pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan.

Sementara itu, Albert Sitanggang menyampaikan persoalan kabel listrik di Jermal Baru Lingkungan 3 yang menurutnya berpotensi membahayakan ketika terjadi banjir.

Ada pula warga yang mempertanyakan persoalan penerangan jalan di Jermal Baru.

Keluhan berikutnya menyangkut PKH. Manulang mempertanyakan cara memperbaiki data agar dirinya yang telah berusia di atas 60 tahun dapat memperoleh bantuan.

Warga lain meminta penjelasan mengenai bantuan sosial dan proses pendataan melalui sistem yang digunakan pemerintah.

Aspirasi mengenai akses air bersih juga disampaikan warga yang mengaku telah mengajukan permohonan selama dua tahun.

Sementara Darminta Sitorus mempertanyakan apakah pelatihan keterampilan di Dinas Tenaga Kerja juga dapat dimanfaatkan ibu-ibu lanjut usia, khususnya untuk belajar menjahit.

Berbagai pertanyaan tersebut kemudian dijawab Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M., bersama perwakilan OPD.

Untuk persoalan longsor bantaran sungai, Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M., meminta warga membuat surat pengaduan agar persoalan tersebut dapat dibawa ke DPRD Kota Medan dan dibahas bersama BWS.

Untuk persoalan BPJS, Drs. Godfried Effendi Lubis, M.M., menjelaskan mengenai mekanisme layanan UHC dan pengurusan kepesertaan.

Sedangkan terkait PKH, ia menerangkan bahwa bantuan pemerintah memiliki ketentuan dan kuota masing-masing.

Perwakilan Dinas Perhubungan Kota Medan juga memberikan penjelasan terkait lampu penerangan jalan, zebra cross, rambu dan fasilitas keselamatan lalu lintas.

Perwakilan Dishub meminta warga menyampaikan laporan secara lengkap agar tim dapat melakukan peninjauan.

“Kita juga sangat-sangat terkendala terhadap seluruh rangkaian ruas jalannya.”

Kegiatan tersebut kemudian berlanjut dengan pemberian souvenir kepada para penanya dan warga sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran mereka.