Pemeriksaan Medis Mengarah pada Dugaan Intoksikasi
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar untuk menjalani pemeriksaan visum luar dan dalam.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan cairan di dalam lambung korban yang menurut keterangan kepolisian memiliki kemiripan warna dan aroma dengan cairan yang ditemukan di lokasi kejadian. Pemeriksaan juga menemukan kerusakan dan perdarahan pada organ paru-paru.
Polisi menyebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Pihak rumah sakit turut mengambil sampel cairan tubuh untuk pemeriksaan laboratorium atau toksikologi.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan medis sementara, penyebab kematian diduga kuat akibat mati lemas atau asfiksia yang disebabkan oleh intoksikasi atau keracunan,” ungkap AKP Verry Purba.
Meski demikian, hasil toksikologi masih diperlukan untuk memperkuat kesimpulan mengenai zat yang menyebabkan kematian korban.












