Berita Utama & Headline

Diduga Peredaran Sabu Masih Terjadi di Perbaungan, Warga Minta Aparat Turun Tangan

1
×

Diduga Peredaran Sabu Masih Terjadi di Perbaungan, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

Kampung Banten Sergai Kembali Jadi Sorotan Setelah Muncul Keluhan Masyarakat Terkait Dugaan Narkoba

Foto yang beredar memperlihatkan dua pria diduga sedang melakukan aktivitas pengemasan paket narkotika di sebuah lokasi. Gambar tersebut muncul di tengah laporan warga yang meminta aparat menindaklanjuti dugaan peredaran narkoba di wilayah mereka. (langgamnews.com/Foto: Ist)

PERBAUNGAN, langgamnews.com – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Deli, Kampung Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, kembali menjadi perhatian warga setempat.

Pada Rabu, 27 Mei 2026, warga menyampaikan keresahan terhadap sosok berinisial U.T yang diduga mengendalikan peredaran sabu di kawasan tersebut. Selain itu, seorang pria berinisial PJ juga disebut warga kerap keluar masuk kawasan permukiman untuk membawa barang yang diduga narkotika.

Menurut keterangan warga, aktivitas tersebut dinilai sudah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai penanganan terhadap dugaan peredaran narkoba di wilayah tersebut belum terlihat maksimal.

“Seluruh warga tahu persis, tak ada rahasia sedikit pun: U.T adalah kepala bandar nomor satu, yang memegang sepenuhnya kendali pasokan, penyimpanan hingga penjualan sabu-sabu,” ungkap salah seorang warga kepada wartawan.

Warga juga menyebut PJ diduga rutin membawa masuk narkotika ke kawasan permukiman tanpa rasa takut. Mereka berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Di bawah perintahnya, PJ bergerak setiap hari, tanpa takut, tanpa diperiksa, rutin mengangkut dan memasukkan barang haram itu tepat sampai ke tengah pemukiman warga,” ujar warga lainnya.

Selain mengkhawatirkan dampak peredaran narkoba terhadap keamanan lingkungan, masyarakat juga menyoroti masa depan generasi muda di kawasan tersebut. Mereka menilai peredaran narkoba dapat merusak kehidupan sosial masyarakat apabila tidak segera ditindak.

Akibat kondisi itu, warga mengaku khawatir terhadap anak-anak dan remaja di sekitar Jalan Deli. Mereka menyebut lingkungan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba dapat memicu meningkatnya penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.

“Akibatnya, Jalan Deli dan sekitarnya berubah menjadi sarang narkoba: pemuda hancur masa depannya, anak sekolah terjerat, keluarga hancur berantakan,” tutur warga.

Warga juga meminta aparat kepolisian, khususnya jajaran Polres Serdang Bedagai, agar segera melakukan langkah hukum dan penindakan apabila ditemukan adanya unsur pidana dalam dugaan kasus tersebut.

Masyarakat berharap aparat dapat melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku demi menciptakan rasa aman di lingkungan mereka.

“Warga sudah tak sabar, berteriak sekeras-kerasnya: Tangkap segera U.T, tangkap PJ, bersihkan sampai ke akar-akarnya,” kata warga.

Menanggapi informasi yang disampaikan masyarakat tersebut, Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai, AKP Erikson David, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang diterima.

“Akan kita tindak lanjuti ya pak, terimakasih,” kata AKP Erikson David saat dimintai tanggapan terkait informasi yang disampaikan warga, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala BNN Kabupaten Serdang Bedagai, AKBP Siti Rohani Tampubolon, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan terkait persoalan tersebut.

Namun masyarakat berharap adanya tindakan cepat guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga di wilayah Perbaungan, Serdang Bedagai.

Peredaran narkotika sendiri menjadi salah satu persoalan serius yang terus menjadi perhatian aparat penegak hukum maupun masyarakat karena dinilai berdampak langsung terhadap keamanan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta masa depan generasi muda.