Hukum

Patroli Dini Hari di Belawan Berujung Penangkapan 13 Pemuda, Sajam dan Ketapel Disita

×

Patroli Dini Hari di Belawan Berujung Penangkapan 13 Pemuda, Sajam dan Ketapel Disita

Sebarkan artikel ini

Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan 13 pemuda dalam dua penindakan terpisah; polisi menyita empat senjata tajam, ketapel dan satu sepeda motor.

foto bersama Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan bersama geng motor pada dini hari. (13/9/2026). (langgamnews.com/Foto: Ist)

Polisi Fokus Cegah Tawuran Meluas

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., SIK., melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, SH., MH., menyebut patroli pada waktu dan titik yang dianggap rawan menjadi bagian dari langkah kepolisian menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, penindakan dilakukan sebagai respons terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat muncul dari aktivitas kelompok geng motor maupun aksi tawuran.

“Patroli akan terus kami tingkatkan, khususnya pada jam dan lokasi yang dianggap rawan. Kami tidak ingin aktivitas geng motor maupun tawuran berkembang dan meresahkan masyarakat,” ujar Kompol Jan Piter.

Kepolisian juga menaruh perhatian terhadap kepemilikan atau pembawaan senjata tajam oleh kelompok pemuda. Selain berpotensi digunakan dalam tawuran, keberadaan benda tersebut dapat meningkatkan risiko jatuhnya korban ketika terjadi bentrokan.

Jan Piter menegaskan, langkah pencegahan dan penindakan akan terus dilakukan terhadap kelompok yang membawa senjata tajam maupun melakukan aktivitas yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Di sisi lain, kepolisian mengingatkan pentingnya pengawasan keluarga terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada waktu malam hingga dini hari.

“Kami mengimbau para orang tua untuk turut mengawasi aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai terlibat geng motor atau tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Para pemuda yang diamankan selanjutnya menjalani pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan guna mendalami dugaan keterlibatan mereka serta memastikan status masing-masing dalam rangkaian peristiwa tersebut.