Berita Utama & Headline

Wong Chun Sen Minta Polisi Tuntaskan Dugaan Pembacokan Warga Sunggal Secara Profesional

4
×

Wong Chun Sen Minta Polisi Tuntaskan Dugaan Pembacokan Warga Sunggal Secara Profesional

Sebarkan artikel ini

Ketua DPRD Kota Medan berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi korban serta keluarganya.

Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen meminta Polsek Sunggal memberikan kepastian hukum dalam penanganan kasus dugaan pembacokan terhadap warga Desa Paya Geli, Deliserdang, saat memberikan keterangan di Kota Medan, Selasa (14/4/2026). (langgamnews.com/Foto: Ist).

Medan, langgamnews.com – Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, M.Pd.B., meminta jajaran Polsek Sunggal mengusut secara serius kasus dugaan pembacokan yang menimpa Erwin Dani Sinaga (57), warga Dusun II Gang Family, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Ia menilai penanganan perkara tersebut harus dilakukan secara profesional agar masyarakat memperoleh kepastian hukum.

Insiden yang mengakibatkan korban mengalami luka serius itu diketahui terjadi pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, kasus tersebut diduga melibatkan seorang terlapor yang dikenal dengan nama Adit.

Wong menegaskan aparat kepolisian harus segera mengambil langkah tegas terhadap pelaku apabila seluruh unsur hukum telah terpenuhi. Menurutnya, penyelesaian perkara secara cepat dan terbuka menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

“Penanganan kasus ini harus dilakukan secara maksimal dan transparan, tangkap pelakunya berkas laporan kan telah lengkap. Kita tidak ingin kejadian serupa terulang kembali, yang dapat meresahkan warga,” tegas Wong saat menyampaikan keterangannya kepada wartawan melalui sambungan WhatsApp, Selasa (14/4/2026) malam pukul 22.07 WIB.

Selain mendorong percepatan proses penyidikan, Wong juga meminta kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar selama proses hukum berlangsung. Ia berharap seluruh tahapan penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Perhatian Wong juga tertuju pada kondisi korban yang mengalami luka cukup berat akibat peristiwa tersebut. Menurutnya, dampak kejadian itu bukan hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga.

“Kita prihatin, akibat kejadian itu, tangan sebelah kiri korban luka serius. Sehingga korban dan istrinya tidak bisa mencari nafkah seperti biasa dengan berjualan nasi di Pasar Kampung Lalang,” katanya.

Ia pun mengimbau keluarga korban maupun masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Wong meminta semua pihak memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan secara objektif.

Hingga saat ini, proses penyelidikan terhadap kasus dugaan pembacokan tersebut masih berlangsung di Polsek Sunggal. Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan mendalami berbagai fakta untuk mengungkap secara tuntas peristiwa yang terjadi.

Penulis: Ismail
Editor: Elvirahmi Tanjung