Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai miliaran rupiah, mengingat banyaknya bangunan dan isi ruko yang tidak dapat diselamatkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya evaluasi sistem kelistrikan dan penataan kawasan pasar tradisional, terutama menjelang meningkatnya intensitas aktivitas ekonomi selama Ramadan. Pemerintah setempat dijadwalkan melakukan pendataan lanjutan terhadap pedagang terdampak serta menyiapkan langkah penanganan agar kegiatan perdagangan dapat segera kembali berjalan.












