Politik

Penguatan PAD Medan Jadi Sorotan, Sri Rezeki Singgung Tapping Box, PBG dan Qresto

×

Penguatan PAD Medan Jadi Sorotan, Sri Rezeki Singgung Tapping Box, PBG dan Qresto

Sebarkan artikel ini
Bendahara Fraksi DPRD Kota Medan Hj. Sri Rezeki, A.Md. menyampaikan pandangan terkait penguatan PAD, digitalisasi perpajakan, dan pembenahan regulasi dalam rapat DPRD Medan pada Senin (24 Agustus 2026). (langgamnews.com/Foto: Ist).

Regulasi Landfill hingga Klasifikasi Pajak

Selain digitalisasi, Sri meminta Pemko Medan memperjelas regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan sejumlah sumber PAD. Ia mencontohkan pengelolaan landfill yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak kecamatan.

Menurut Sri, pembagian kewenangan antarlembaga perlu diperjelas melalui regulasi, termasuk Peraturan Wali Kota (Perwal), agar tidak menimbulkan persoalan administrasi maupun hukum.

“Kita melihat seperti DLH, ada masalah landfill. Perda yang ada masih perlu diperhatikan karena ada DLH yang memiliki penanggung jawab, ada juga kecamatan. Hal-hal seperti itu perlu didudukkan dan dibuat Perwal yang jelas,” kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Ia juga meminta evaluasi terhadap klasifikasi sejumlah objek pajak. Sri menilai terdapat objek yang menurutnya semestinya masuk kategori pajak hiburan, tetapi dikenakan sebagai pajak biasa sehingga tarifnya berbeda.

“Misalnya ada pajak yang seharusnya pajak hiburan, justru menjadi pajak biasa. Ada perbedaan tarif, sehingga hal-hal seperti ini perlu dievaluasi,” ujarnya.