Ekonomi

Panjat Pinang Belum Dongkrak Penjualan, Stok 25 Batang Masih Menunggu Pembeli

×

Panjat Pinang Belum Dongkrak Penjualan, Stok 25 Batang Masih Menunggu Pembeli

Sebarkan artikel ini

Hingga 10 Agustus 2026, penjualan baru mencapai sekitar 45 batang atau masih di bawah capaian yang biasanya mencapai 70 batang lebih. Pengusaha berharap pesanan melonjak pada 11–16 Agustus.

Aktivitas pengolahan batang pinang terlihat di lokasi usaha Gunawan Syahputra, dengan pekerja mempersiapkan batang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan menjelang 17 Agustus, Senin (10/8/2026). (langgamnews.com/Foto: Ist)

Ia melihat rentang 11 hingga 16 Agustus sebagai periode penting karena masyarakat biasanya mulai mempersiapkan perlombaan secara lebih intensif menjelang hari kemerdekaan.

“Ya, mudah-mudahan nanti di tanggal 11 kemungkinan ramai. Kalau pesanan sudah banyak, satu batangan lebih, batangan lebih, berarti diprediksi sebelum 17 Agustus ini pesanan akan meningkat,” ujarnya.

Bahkan, Gunawan memperkirakan permintaan tambahan masih bisa mencapai sekitar 70 batang sebelum 17 Agustus.

“11 sampai tanggal 16 itu kemungkinan, enggak kemungkinan, keprediksi saya 70 batang lagi pasti putus,” katanya.

Batang Sudah Diproses Sebelum Dijual

Batang pinang yang tersedia di tempat usaha tidak langsung dipasarkan dalam keadaan mentah. Gunawan mengatakan setiap batang terlebih dahulu menjalani proses pengerjaan agar siap digunakan oleh pelanggan.

Tahapan tersebut mencakup proses mengetam, membersihkan batang hingga memasang lingkar yang diperlukan untuk persiapan perlombaan.

“Kalau batang pinang kita sudah kita ketam, kita bersihkan, kita pasang lingkar, orang itu siap pakai,” jelasnya.