Petugas kemudian melakukan pengejaran. Namun, sebagian dari kelompok tersebut berhasil menghindari kejaran aparat dan meninggalkan lokasi.
Tidak lama berselang, polisi kembali memperoleh informasi mengenai pergerakan kelompok itu. Mereka disebut bergerak meninggalkan Desa Surbakti dengan menggunakan sepeda motor serta Suzuki Katana.
Penyisiran kembali dilakukan hingga personel menemukan kendaraan yang dicari berada di depan Gudang Wartel Direksi Rio. Beberapa remaja langsung kabur ketika melihat kedatangan petugas, sementara sebagian lainnya masih berada di dalam kendaraan.
“Begitu melihat kehadiran petugas, beberapa remaja langsung melarikan diri. Namun, beberapa lainnya berhasil diamankan di dalam mobil karena tidak sempat melarikan diri,” ujar Kapolsek Simpang Empat AKP Poltak Hamonangan, S.H.
Dari pemeriksaan terhadap mobil tersebut, petugas menemukan satu bilah pisau jenis tumbuk lada dengan gagang kayu dan sarung berwarna hitam.
Polisi juga menemukan tiga botol yang berisi kain dan bahan bakar Pertalite. Barang tersebut diduga dipersiapkan untuk digunakan sebagai bom molotov.












