MEDAN, langgamnews.com/ – Persoalan banjir di kawasan Tol Tembung, Jalan Letda Sujono, perbatasan Medan–Deliserdang kembali menjadi sorotan serius. Salah satu perkembangan terbaru adalah rencana pembangunan kolam retensi seluas 2 hektare di dekat Sungai Denai Titi Sewa sebagai solusi jangka panjang. Namun, rencana tersebut memerlukan koordinasi intensif antara Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang, Hal tersebut sebagaimana diberitakan beberapa media.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Medan, H. Zulkarnaen, pada Jumat (31/10/2025) terkait progres pembahasan banjir yang terus berdampak pada warga Jalan Letda Sujono, Medan Tembung.
“Kita minta Dinas SDABMBK secepatnya menindaklanjuti hasil rapat terkait kesepakatan dengan CitraLand pada Senin, 27 Oktober lalu di gedung DPRD Medan. Pihak CitraLand sudah bersedia memberikan lahan 2 hektare untuk difungsikan sebagai kolam retensi sementara untuk menampung banjir dari Jalan Letda Sujono,” ujar Zulkarnaen dalam keterangan resminya, Selasa (21/10) menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya.
Solusi Jangka Panjang: Kolam Retensi Titi Sewa
Zulkarnaen juga menegaskan bahwa solusi permanen untuk banjir adalah pembangunan kolam retensi di sekitar Sungai Denai Titi Sewa. Karena lokasi berada di wilayah Deliserdang, maka koordinasi dua pemerintah daerah sangat diperlukan.
“Karena rencana lahan tempat pembuatan kolam retensi yang di Titi Sewa masuk wilayah Deli Serdang, maka perlu dilakukan koordinasi dengan Pemkab Deli Serdang. Rencana minggu depan akan kita tinjau lokasi,” ujarnya.
Respons Cepat Setelah Aspirasi Warga
Masalah banjir Letda Sujono ini mendapat perhatian serius dari Zulkarnaen setelah menerima aduan warga saat masa reses. Menurutnya, banjir berkepanjangan berdampak besar pada aktivitas dan keselamatan masyarakat sehingga harus ditangani secara prioritas.
Atas dasar itu, ia meminta Dinas SDABMBK segera merealisasikan pembuatan kolam retensi sementara di lahan CitraLand sebagai solusi jangka pendek untuk mengurai banjir di kawasan Jalan Letda Sujono – Simpang Tol Bandar Selamat, Medan Tembung.
“Kita minta Dinas SDABMBK segera menyusul hasil rapat dan memastikan kesepakatan ini berjalan tanpa hambatan,” tegasnya, Rabu (29/10).
OPD Diminta Tidak Alasan Efisiensi Anggaran
Zulkarnaen menambahkan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemko Medan diminta bekerja maksimal dalam menyelesaikan permasalahan banjir ini.
“Semua OPD supaya kerja serius dan menjadi skala prioritas. Tidak ada efisiensi anggaran untuk masalah kemanusiaan,” tandas politisi Gerindra tersebut.
BBPJN Diminta Normalisasi Drainase
Untuk memaksimalkan upaya pemulihan, Zulkarnaen juga meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Letda Sujono.
“Terkait hal itu, kita minta pihak Kecamatan P3SU ikut membantu demi kebaikan bersama,” harapnya.












