MEDAN, langgamnews.com – Rangkaian bentrokan antar kelompok pemuda di Kecamatan Medan Belawan kembali berujung maut. Dalam kurun waktu sepekan, dua warga yang berada di sekitar lokasi keributan dilaporkan meninggal dunia akibat terkena tembakan.
Korban pertama adalah M Dian Iqbal Saragih (33), warga Kelurahan Bagan Deli. Ia meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) subuh setelah terkena peluru nyasar saat hendak berangkat berjualan ikan. Peristiwa tersebut terjadi ketika situasi di wilayah itu sedang memanas akibat aksi tawuran.
Beberapa hari berselang, insiden serupa kembali memakan korban. Kiki Ahmad Febri (21), warga Jalan Jaring Udang V Lingkungan 29, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, meninggal dunia akibat tertembak senapan angin.
Kejadian yang menimpa Kiki berlangsung di kawasan Kampung Kolam, Kelurahan Belawan Bahagia. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sepeda motor yang dikendarainya kehabisan bahan bakar saat melintas di lokasi. Ketika ia mendorong kendaraannya, bentrokan antar kelompok pemuda tengah terjadi. Dalam kondisi tersebut, korban diduga menjadi sasaran salah tembak.
Kapolsek Belawan, AKP Ponijo, menegaskan bahwa aparat masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat.
“Dari dua kasus tersebut, pelaku utama tawuran di Bagan Deli telah berhasil ditangkap oleh Polres Pelabuhan Belawan dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Sementara pelaku tawuran di kawasan Kampung Kolam masih dalam pengejaran,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih peka terhadap potensi konflik di lingkungan masing-masing. Warga diminta segera melapor jika melihat tanda-tanda akan terjadinya tawuran, guna mencegah korban tambahan, khususnya dari kalangan yang tidak terlibat.
Berulangnya aksi kekerasan di kawasan pesisir Medan Belawan menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat. Selain penindakan hukum, langkah pencegahan melalui pembinaan remaja, pengawasan keluarga, serta peran aktif tokoh masyarakat dan pemerintah daerah dinilai penting untuk menekan potensi konflik serupa di masa mendatang.












