DELI SERDANG, langgamnews.com – Seorang pria bernama Ian (35) tewas terseret arus deras Sungai Belawan saat menyeberangi aliran untuk menuju lahan jagung miliknya. Setelah pencarian selama tiga hari, jasad korban akhirnya ditemukan Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, sekitar 11 kilometer dari titik awal hanyut.
Peristiwa terjadi di Jalan Tani Asli, Dusun II Timur, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menjelaskan kronologi awal insiden.
“Korban menyeberang sungai karena akan menanam jagung di seberang Sungai Belawan itu,” ujar Hery dalam keterangan persnya, Rabu (18/2/2026).
Menurut Hery, debit air meningkat pascahujan membuat arus menjadi sangat deras sehingga korban tidak mampu menahan arus. Warga sempat berupaya menolong, tetapi korban tidak ditemukan hingga laporan resmi disampaikan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan.
“Upaya pertolongan segera dilakukan oleh warga setempat, namun korban tak kunjung ditemukan sehingga kejadian ini dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Medan menurunkan tim gabungan bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Tim SAR menggunakan perahu LCR, rope rescue, dan peralatan keselamatan lainnya untuk menyisir sungai. Metode pencarian mencakup penyisiran permukaan, pengamatan visual dari darat, dan pemanfaatan alat sonar bawah air.
“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan, pencarian visual dari darat, dan alat pendeteksi sonar di bawah air,” katanya.
Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Hery menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam penanganan kondisi darurat di wilayah perairan.
“Operasi SAR gabungan ini merupakan wujud kerja sama semua pihak untuk memberikan layanan profesional, modern dan teruji saat menghadapi insiden darurat di wilayah perairan. Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” ucapnya.
Hery juga mengingatkan warga untuk selalu waspada ketika beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika berada di daerah aliran sungai, terutama saat arus deras atau musim hujan,” pungkasnya.












