Teknis pemusnahan dilakukan sesuai karakter masing-masing barang. Narkotika dihancurkan dengan cara diblender menggunakan cairan pembersih sebelum dibuang, guna memastikan tidak dapat dimanfaatkan kembali. Sementara itu, perangkat elektronik dirusak menggunakan palu, mesin judi dipotong, dan sejumlah barang lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
Seluruh proses berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dalam kondisi tertib. Langkah tersebut menjadi bagian dari mekanisme sistem peradilan pidana setelah putusan dinyatakan inkracht, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti.
Fransisco Tarigan menegaskan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari tanggung jawab hukum yang harus dilaksanakan secara terbuka.
Ia menyebut setiap barang bukti perkara yang telah inkracht wajib dimusnahkan sebagai bentuk kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum di Kabupaten Batu Bara.
Melalui kegiatan ini, Kejari Batu Bara menegaskan komitmennya dalam menjalankan eksekusi putusan secara profesional, akuntabel, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.












